NAMA : GITA ANDINI
KELAS : 3EA08
NPM : 13212177
Soal Soft Skill Bahasa
Indonesia 2.
1. Dalam
proses penulisan karya ilmiah ada dua jenis kalimat, yaitu kalimat efektif dan
kalimat.Jelaskan dua istilah tersebut dan beri contoh masing-masing 10 kalimat.
Jawab:
Kalimat adalah suatu bahasa terkecil
yang merupakan kesatuan pikiran. Dalam bahasa lisan kalimat diawali dan
diakhiri dengan kesenyapan, dan dalam bahasa tulis diawali dengan huruf capital
dan diakhiri dengan tanda titik,tanda seru ,dan tanda tanya.
Contoh kalimat:
1.
Buku ini baru terbit.
2.
Ayahku seorang pahlawan tanpa tanda jasa.
3.
Isinya sungguh bagus!
4.
Dimana buku itu dapat dibeli?
5.
Apa yang dilakukan orang itu?
6.
Jangan buang sampah sembarangan!
7.
Menulis ilmiah itu mudah.
8.
Senangnya berlibur ke pantai bersama keluarga.
9.
Sepatu itu sungguh bagus!
10.
Pasar itu sungguh kotor dan menjijikan!
Kalimat efektif adalah kalimat yang
singkat, padat, jelas, lengkap dah dapat menyampaikan informasi secara cepat.
Ciri-ciri kalimat efektif:
1. keutuhan, kesatuan, kelogisan ,atau
kesepadanan makna dan struktur
Contoh dalam kalimat:
-
Kami saling memaafkan.
-
Kuda makan rumput di lapangan.
2. kesejajaran bentuk kata, dan atau
struktur kalimat secara gramatika
Contoh
dalam kalimat:
-
Polisi segera menangkap pencuri itu karena sudah mengetahui sebelumnya.
-
Penulis skripsi harus melakukan
langkah-langkah:
1. menemui
penasihat akademis,
2. mengajukan
topik,
3. melaporkan rencana skripsi kepada
ketua jurusan, dan
4. menemui
bimbingan
3. kefokusan pikiran sehingga mudah
dipahami
Contoh
dalam kalimat:
-
Produk holikultura ini sulit
ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.
-
Pandai pergaul, berbicara, dan membujuk
orang dalam modal utama pemasar produk.
4. kehematan penggunaan
unsur kalimat
Contoh dalam kalimat:
1. subjek ganda
misalnya: saya sudah membaca buku itu
2. penjamakan kata yang
sudah berbentuk jamak, misalnya:
Data ( jamak) -
data-data ( jamak)
Fakta (jamak) -
fakta-fakta ( jamak)
Mengambili buku-buku -
mengambili buku atau mengambili buku-buku
mengambili ( jamak), buku-buku (jamak).
5. kecermatan dan kesatuan
6. kevariasian kata, dan stuktur
sehingga menghasilkan kesegaran kata.
Contoh
dalam kalimat:
1.
Dari renungan itu seorang manajer menemukan suatu makna, suatu realitas yang
baru,
suatu kebenaran yang menjadi ide sentral yang menjiwai bisnisnya ke
depan.
2. Penalaran
(reasoning) adalah proses mental dalam mengembangkan pikiran logis (nalar) dari
beberapa fakta atau prinsip (KBBI,2005:772). Jelaskan pendapat tersebut.
Jawab:
Pendapat saya, penalaran disebut proses
berpikir logis dan bukan dengan perasaan atau bukan pengalaman. Penalaran tidak
akan tercapai jika tidak didukung oleh kesatuan dan kepaduan kalimat. Dalam penalaran
alur berpikirlah yang ditonjolkan agar kalimat dapat dipertanggungjawabkan dan
dapat dipahami dengan benar dan tepat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman
atau salah kaprah. Kesatuan pikiran akan logis jika didukung
atau dikaitkan dari gabungan unsur atau
fungsi kalimat
3. Berdasarkan
soal no 2. Cari soal logika bahasa dan pembahasannya (sinonim, antonim, analogi,
dan silogisme) dari buku teks (bukan hasil browsing di internet). Masing-masing10 soal.
Jawab:
o
Sinonim/Persamaan Kata
1. Akurat
: saksama
2. Genjah
: Cepat berbuah
3. Bonanza
: sumber kesenangan
4. Class
: group
5. Dehidrasi
: kehilangan cairan tubuh
6. Ekamatra
: fisika
7. Interpelasi
: hak bertanya
8. Promovendus
: calon doctor
9. Serebrum
: otak besar
10. Zenit
: puncak
o
Antonim/lawan kata
1. Abadi
>< fana
2. Bukit
>< lembah
3. Deduksi
>< Induksi
4. Ekspresi
>< impresi
5. Legislatif
>< Eksekutif
6. Rawan
>< aman
7. Mandiri
>< bergantung
8. Tinggi
>< rendah
9. Pertemuan
>< perpisahan
10. Sekuler
>< keagamaan
o
Analogi / padanan hubungan kata
1. Air
: Menguap (air dipanaskan akan menguap)
·
Es : Mencair
2. Busur : Garis ( busur bengkok, garis
lurus)
·
Busur : Panah
3. Desibel : suara (satuan suara itu
desibel)
·
Volt : Listrik (satuan listrik itu volt)
4. Gelombang : Ombak (Gelombang kalo
kecil namanya ombak)
·
Gunung :Bukit (gunung kalo kecil namanya bukit)
5. Janji : Bukti (janji harus disertai
bukti)
·
Ucapan : Tindakan (ucapan harus disertai tindakan)
6. Kaka Tua : Merpati (sama2 burung)
·
Gurame : kakap (sama2 ikan)
7. Presiden : negara (presiden memimpin
negara)
·
ayah : keluarga
8. Rumput : Lapangan (rumput ada di
lapangan)
·
bintang : langit
9. Tuntunan : santunan
·
Permintaan : Pemberian
10. Uang : Pundi-pundi
·
air : tempayan
o
Kemampuan berpikir logis dan analitis
Tes
Penarikan Kesimpulan (Silogisme)
1. Ketika ayah dan ibu Hermawan
menikah, masing-masing telah memiliki seorang anak. Hermawan lahir persis
setahun setelah perkawinan tersebut,dan memiliki 4 saudara.
jadi kesimpulan yang bisa ditarik
adalah,
o
hermawan
punya 2 kakak tiri dan 2 adik kandung.
o
mereka
5 bersaudara
2. Merpati terbang ke utara, merpati
adalah burung
kesimpulan yang bisa didapat :
o
sebagian
burung adalah merpati, sebagian burung terbang ke utara
3. Pengurus koperasi seharusnya berjiwa
sosial, Sebagian ketua RT pernah menjadi pengurus koperasi.
o
kesimpulan
: sebagian ketua RT seharusnya berjiwa social
4. Beberapa dosen bergabung dalam tim
Karawitan. Tim Karawitan tidak ada yang menjadi pemain tenis.
o
kesimpulan
: beberapa dosen bukan pemain tenis
5. A dan B berasal dari fakultas yang
sama. D dan E juga berasal dari fakultas yang sama. A,B,C,D,E sedang duduk di
kursi panjang, namun Mahasiswa yang berasal dari fakultas yang sama tidak boleh
duduk berdekatan.
o
cari
aja jawaban dimana A ga sebelah B dan D ga sebelah E :)
6. Semua guide pandai berbahasa asing.
Fido bukanlah seorang guide.
o
Biasanya
banyak yang terjebak untuk menarik kesimpulan bahwa Fido tidak pandai berbahasa
asing. Ini adalah kesimpulan yang tidak benar. Perhatikan kalimatnya: semua
guide pandai berbahasa asing. Kalimat tersebut tidak dapat dibalik, artinya
yang pandai berbahasa asing bukan hanya guide. Sehingga jika dikatakan Fido
bukanlah seorang guide, maka belum tentu ia tidak pandai berbahasa asing!
o
Jadi,
tidak ada kesimpulan yang benar
7.
Semua hewan adalah makhluk hidup.
Semua makhluk hidup akan mati.
o
kesimpulan: semua hewan akan
mati
8.
Semua bayi minum ASI. Sebagian bayi
diberi makanan tambahan.
o
kesimpulan: sebagian bayu minum asi
dan diberi makanan tambahan
9.
Semua hewan adalah makhluk hidup.
Semua makhluk hidup akan mati. Kucing adalah hewan yang mempunyai ekor. Tidak
semua hewan berekor dapat memanjat. Jadi ...
o
Kucing
akan mati
10. Indah lebih tinggi dari Ade, dan Sulastri lebih pendek dari
Indah. Kesimpulan yang dapat diambil dari pernyataan di atas adalah ...
o
Sulastri
dan Ade lebih pendek dari Indah
4. Cari
artikel koran yang membahas tentang perekonomian Indonesia, tentukan kata sulit
dalam artikel tersebut dan cari definisinya dalam kamus.
Jawab:
Pertumbuhan
Ekonomi Kehilangan Momentum
JAKARTA, KOMPAS — Badan Pusat Statistik,
Selasa (5/5), di Jakarta, mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I
pada periode Januari-Maret 2015 sebesar 4,71 persen dibandingkan dengan periode
sama tahun lalu. Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya
(Oktober-Desember), perekonomian turun 0,18 persen.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan
dengan konsensus yang sebesar 4,9 persen. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan
mencapai 5 persen. Pertumbuhan ini merupakan yang terlamban sejak akhir 2009.
Ada beberapa hal yang turut memengaruhi
penurunan tersebut, seperti penurunan pertumbuhan ekonomi di negara yang
menjadi mitra dagang utama, misalnya Tiongkok. Pertumbuhan di Tiongkok turun
menjadi 7 persen pada kuartal I-2015 dari 7,4 persen pada tahun sebelumnya.
Harga minyak yang melemah juga memengaruhi penerimaan.
Pencapaian di bawah ekspektasi ini sudah
diperkirakan. "Melihat data konsumsi masyarakat yang turun dengan
penurunan penjualan mobil 15-20 persen dibandingkan dengan periode sama 2014,
juga konsumsi pemerintah yang masih rendah dengan rendahnya penyerapan anggaran
dan investasi yang belum naik secara signifikan, memang ada potensi pertumbuhan
di bawah 5 persen," ujar ekonom Bank Permata, Josua Pardede.
Sementara itu, ekonom ANZ, Gleen
Maguire, mengemukakan, perekonomian Indonesia kehilangan momentum pada kuartal
I-2015 ini. Beberapa kebijakan yang diumumkan untuk menggiatkan program
infrastruktur tampaknya tidak dapat menahan penurunan tersebut. "Kami yakin
perekonomian Indonesia saat ini melemah dan pertumbuhan dalam satu tahun penuh
yang diharapkan berada pada 5 persen tidak dapat dicapai," katanya.
Konsumsi swasta tidak berubah pada
posisi 5,01 persen pada kuartal I-2015 dari kuartal IV-2014. Konsumsi publik
moderat saja dari 2,83 persen pada kuartal IV-2014 menjadi 2,21 persen pada
kuartal I-2015. "Ini merupakan perubahan yang sedikit saja. Pemberat
paling besar adalah investasi pemerintah yang turun 48,68 persen, sementara
total modal tetap turun 4,78 persen pada kuartal lalu. Ekspor juga turun 5,98
persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Baik volume maupun harga
memengaruhi penurunan ini," papar Maguire.
Ke depan, menurut dia, perekonomian
Indonesia berubah dari menggembirakan menjadi bermasalah. "Kami tidak
memiliki tingkat kepercayaan bahwa kelanjutan pertumbuhan sudah mencapai
dasarnya pada kuartal I. Indeks harga konsumen Indonesia membukukan penurunan
yang signifikan," katanya.
Bursa
sempat menurun
Pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS)
tersebut direspons negatif oleh bursa saham. Pada awal perdagangan, indeks
menguat pada pembukaan perdagangan. Indeks naik 1,06 persen atau 53,49 poin ke
level 5.195,19 pada pukul 09.26. Pembukaan perdagangan pagi melibatkan 802 juta
lot saham dengan nilai transaksi Rp 943 miliar.
Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG), Selasa (5/5) pagi ini, ditopang oleh semua sektor yang menguat. Naiknya
bursa IHSG mengikuti jejak bursa regional Asia. MSCI Asia Pasifik, kecuali
indeks Jepang, naik 0,2 persen menjadi 515,88 pada Selasa pagi. Setelah
pengumuman BPS, indeks sempat melemah. Pada penutupan sesi pertama, indeks
kembali naik 0,23 persen menjadi 5.153.
Nilai tukar rupiah masih belum beranjak
di sekitar Rp 12.900 per dollar AS. Menurut kurs referensi Jakarta Interbank
Spot Dollar Rate, kurs rupiah menguat tipis ke Rp 12.993 per dollar AS atau
0,21 persen dari sebelumnya Rp 13.021 per dollar AS. Sementara itu, rupiah di
pasar spot justru menguat meski tipis, yakni ke Rp 12.999 per dollar AS atau
menguat 0,09 persen dari sebelumnya Rp 12.987 per dollar AS.
Kata sulit dalam artikel:
1. konsensus = kesepakatan kata atau permufakatan
bersama (mengenai pendapat, pendirian,
dsb) yg dicapai melalui kebulatan suara
2. signifikan = berarti
3. kuartal = suku tahun (waktu seperempat tahun, yaitu tiga
bulan)
4. triwulan = waktu satu tahun
terbagi menjadi empat
5. moderat = selalu
menghindarkan perilaku atau pengungkapan yg ekstrem,
berkecenderungan ke arah dimensi atau jalan
tengah
6. domestic = berhubungan dng atau mengenai permasalahan dalam negeri
7. indeks = daftar kata atau istilah
penting yg terdapat dl buku cetakan (biasanya pd bagian akhir buku) tersusun menurut abjad yg
memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan
5. Cari artikel
ilmiah dalam bidang perbankan. Baca abstraknya dan identifikasi abstrak tersebut ke dalam syarat penyusunan
sebuah abstrrak.
Jawab:
FUNGSI
DAN KEWENANGAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH DALAM PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DIKAITKAN
DENGAN FATWA NOMOR 48 DSN-MUI II/ 2005 TENTANG PEJADWALAN KEMBALI TAGIHAN
MURABAHAH
Abstrak
Prinsip utama perbankan syariah adalah
larangan terhadap penarikan bunga dalam bentuk apapun dalam melakukan transaksi
dan kegiatan bisnis perdagangannya, namun saat ini menjadi lebih kompleks.
Eksistensi Dewan Pengawas Syariah, masih berdasarkan pendekatan konvensional.
Permasalahan dalam praktik, pengawasan terhadap kegiatan usaha Bank Syariah dan
kewenangan serta fungsi Dewan Pengawas Syariah terhadap kegiatan usaha Bank Syariah
menyimpang dari prinsip syariah dihubungkan dengan Fatwa Penjadwalan Kembali
Tagihan Murabahah. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai
pengawasan dan mencari solusi optimalisasi kewenangan serta fungsi Dewan
Pengawas Syariah terhadap kegiatan usaha Bank Syariah apabila menyimpang dari
prinsip syariah dihubungkan dengan Fatwa Penjadwalan Kembali Tagihan Murabahah.
Penelitian yang dilakukan merupakan
penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif. Pengumpulan
data dan informasi diperoleh dari penelitian kepustakaan dan wawancara,
selanjutnya dianalisis secara yuridis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan
bahwa penerapan pengawasan sudah dijalankan dan dilaksanakan, namun belum
secara baik dan belum efektif. Keberadaan DPS pada bank syariah terutama
dimaksudkan untuk mengawasi kepatuhan bank terhadap prinsip syariah (syariah
compliance), agar dapat mencegah tindakan bank syariah yang dianggap melanggar
prinsip syariah dan berpotensi merugikan nasabah. Selain itu, kewenangan dan
fungsi Dewan Pengawas Syariah terhadap kegiatan usaha bank, bahwa bank dianggap
melanggar prinsip syariah dalam pelaksanaan kegiatan penyaluran pembiayaan
dalam proses rescheduling akad murabahah, dengan melakukan perubahan margin dalam
akad, saat nasabah terlambat untuk membayar angsuran yang menimbulkan unsur
zalim, riba dan melanggar nilai keadilan (‘Adl). Saran, penerapan prinsip
syariah dapat terlaksana dengan baik perlu adanya peran aktif dari lembaga
terkait seperti BI, DSN dan DPS sebagai Pengawas Eksternal dan Pengawas
Internal, harus memberikan sanksi bagi pelaku perbankan yang menyimpang dari
prinsip syariah. Bank syariah harus memiliki sistem pengawasan internal yang
tangguh, dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia terutama pada Kompetensi
pegawai sesuai Job Description, dan program screening pegawai baru, yang
mengerti dan paham mengenai perbankan (konvensional & syariah).
Kata-kata kunci: Fungsi, Kewenangan,
Prinsip Syariah, Fatwa, dan Penjadwalan Ulang.
Mengindentifikasi abstrak :
Pada contoh abstrak diatas bahwa bias
dilihat kalimat pertama dan kedua merupakan latar belakang dari penelitian yang
dilakukan, sedangkan berikutnya dipaparkan tentang tujuan dan ruang lingkup
penelitian, diikuti dengan metodologi yang digunakan dalam penelitian. Kalimat
berikutnya adalah penjelasan tentang hasil penelitian dan diakhiri dengan saran
dan simpulan. Perlu diperhatikan bahwa jumlah kata pada contoh abstrak di atas
hanya 329 kata, namun telah secara
komprehensif menggambarkan keseluruhan isi karya ilrniah. Penulisan abstrak
biasanya diikuti dengan penuiisan kata-kata kunci yang digunakan dalam
penyajian makalah. Dari contoh abstrak di atas, misalnya kata-kata kunci dapat
berupa “Fungsi, Kewenangan, Prinsip Syariah, Fatwa, dan Penjadwalan Ulang”.
Kata kunci dalam penyajian sebuah karya ilmiah pada umumnya dipilih dari kata
yang paling mewakili atau mencerminkan isi dari uraian yang dituliskan dalam
karya ilmiah tersebut. Kata kunci biasanya digunakan untuk mempermudah pencarian
karya ilmiah yang membahas tentang hal tersebut.
Daftar pusaka:
https://books.google.co.id/books?id=BADrCn6lQ0oC&pg=PA146&dq=istilah+kalimat+dan+kalimat+efektif&hl=id&sa=X&ei=52NLVYj0LoSMuASmrIFo&ved=0CBoQ6AEwAA#v=onepage&q=istilah
kalimat dan kalimat efektif&f=false