Sabtu, 04 April 2015

TUGAS 2 - BAHASA INDONESIA 2

NAMA : GITA ANDINI

KELAS: 3EA08

NPM    : 13212177

Manfaat Kajian Ilmu Manajemen

Ilmu Ekonomi tidak lagi asing di telinga kita semua, Ilmu Ekonomi sudah dipelajari dan diterapkan sejak jaman dahulu untuk berdagang, mengatur sebuah pemerintahan dan lain-lain. Dengan mempelajari ilmu ekonomi, membuat manusia lebih mahir dan menguasai cara memanfaatkan ekonomi yang baik dan benar sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Tujuan utamanya adalah agar masalah ekonomi yang terjadi di sekitar kita dapat segera teratasi.
Ilmu Manajemen adalah salah satu Ilmu Ekonomi yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Ilmu Manajemen, kita diajarkan cara untuk mengatur segala sesuatu khususnya dalam bidang Ekonomi. Kajian Ilmu Manajemen terdapat diantaranya penjualan, promosi, keuangan, forecasting, teori antrian dsb. yang dapat kita rasakan manfaatnya untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi.
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya. Manfaatnya antara lain :
1.       Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial,
2.       Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit,
3.       Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan,
4.       Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar,
5.       Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing,
6.       Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
Forecasting adalah meramalkan, memproyeksikan, atau mengadakan perkiraan/taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rencana yang lebih pasti dapat dilakukan. Dalam ilmu manajemen, forecasting sering digunakan untuk meramalkan penjualan dimasa yang mendatang. Dalam forecasting juga terdapat beberapa teknik-teknik peramalan yang dapat diterapkan antara lain :
1.       Rata-rata bergerak (Moving average)
2.       Rata-rata bergerak tertimbang (Weighted moving average)
3.       Exponential smoothing
Teori antrian pertama kali dikemukakan oleh A.K. Erlang, yang menggambarkan model antrian untuk menentukan jumlah optimal dari fasilitas telepon switching yang digunakan untuk melayani permintaan yang ada. Dalam ilmu manajemen, teori antrian biasa digunakan untuk membuat suatu sistem yang disebut sistem antrian. Sistem antrian adalah suatu himpunan pelanggan, pelayan ( server ) serta suatu aturan yang mengatur kedatangan pelanggan dan pemrosesan masalah pelayanan antrian, dimana dicirikan oleh lima buah komponen yaitu: pola kedatangan para pelanggan, pola pelayanan, jumlah pelayan, kapasitas fasilitas untuk menampung para pelanggan dan aturan dimana para pelanggan dilayani.
Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan. Dalam ilmu manajemen keuangan kita diajarkan untuk mengatur, mengelola, menyimpan bahkan mengendalikan keuangan. Bagi seorang manajer, ilmu ini sangat penting karena manajer keuangan dapat mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan segi keuangan. Keuangan itu sendiri adalah salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Ilmu ini tidak hanya berguna bagi seorang manajer tapi sebagai makhluk ekonomi, kita juga perlu menerapkan ilmu keuangan ini.
Pada Umumnya, kebanyakan orang beranggapan bahwa pemasaran itu berarti penjualan atau periklanan. Hal tersebut memang bagian dari pemasaran, namun sebenarnya pemasaran jauh lebih dari sekedar penjualan atau periklanan. Pemasaran dalam arti luas merupakan suatu proses sosial mengarahkan aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen dalam memenuhi kebutuhan permintaan dan penawaran yang efektif dan mencapai tujuan dari masyarakat. Pemasaran yang efektif berarti mendistribusikan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. Ini berarti menyediakan produk untuk konsumen pada waktu yang tepat di tempat yang tepat dengan harga yang mereka inginkan. Atau dapat diartikan membuat konsumen puas setelah membeli dan membuat mereka membeli kembali dimasa yang akan datang. Salah satu alasan penting belajar pemasaran adalah karena pemasaran mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan kita sehari-hari. Beberapa kursus mungkin sangat menarik untuk anda ketika anda memutuskan untuk mengikutinya namun kemudian tidak relevan lagi dalam dunia nyata. Namun tidak demikian halnya dengan pemasaran, anda akan menggunakannya di sepanjang hidup anda.
Dari beberapa kajian ilmu manajemen yang dibahas diatas, penulis menarik kesimpulan bahwa ilmu tersebut sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Manusia pada dasarnya adalah sebagai makhluk ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Terlepas dari itu, ilmu ekonomi juga sangat bermanfaat untuk membangun pertumbuhan ekonomi bangsa yang tujuannya untuk mensejahterakan keseluruhan rakyat bangsa itu sendiri. Semoga pembahasan tentang “Manfaat Kajian Ilmu Manajemen” ini akan benar-benar bermanfaat bagi hidup anda.
Daftar Pustaka

Manfaat Mempelajari Ilmu Ekonomi, http://portalpbj.blogspot.com/2013/08/manfaat-mempelajari-ilmu-ekonomi.html#ixzz2wybIL27X (diakses Maret 2014)
 Godam64. 2008. Definisi/Pengertian Promosi, Fungsi/Tujuan & Bauran Promosi / Promotional Mix Produk, http://www.organisasi.org/1970/01/definisi-pengertian-promosi-fungsi-tujuan-bauran-promosi-promotional-mix-produk.html (diakses Maret 2014)
 Arilaha, Asril. 2011. Forecasting (Peramalan), http://asril-arilaha.blogspot.com/2011/09/forecasting-peramalan.html Obudbuddy. 2012. Teori Antrian, http://diseuhahdalada.wordpress.com/2012/08/10/teori-antrian/Purimay, Merryta. 2011. Mengapa Kita Perlu Mempelajari Manajemen Keuangan, http://merrytapurimay.wordpress.com/2011/12/09/mengapa-kita-perlu-mempelajari-manajemen-keuangan/ Management. 2010. Belajar Manajemen, http://belajar-management.blogspot.com/2010/01/arti-penting-pemasaran-untuk-konsumen.html

TUGAS 1 - BAHASA INDONESIA 2



Nama   : Gita Andini
Kelas   : 3EA08
NPM   : 13212177
1.      Jelaskan definisi karya akademik dan berikan contohnya dalam bentuk paragraf.
Jawab:
Karya akademik adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya akademik dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan,  peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya / keilmiahannya.
Contoh dalam bentuk paragraf :
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.
Ada dua jenis rokok, rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

2. Jelaskan perbedaan karya akademik dan non akdemik. Berikan contoh masing-masing yang membedakan kedua bentuk karya di atas.
Jawab:
l . Karya akademik/ilmiah
a.    Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau observasi.observasi.
b.   Karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi.
c.   Dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.

2.      Karya non-akademik/non-ilmiah
Karya non ilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya nonilmiah bersifat, antara lain :
a. Emotif : merupakan kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi
b. Perrsuasif : merupakan penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative
c. Deskriptif : merupakan pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif, dan
d. Jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Contoh karya akademik dan non akademik 
Karangan akademik/ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, 
Karangan non-akademik /nonilmiah anekdot, dongeng, hikayat, cerpen, cerber, novel, roman, puisi, dan naskah drama.

3.      Setiap penulis karya akademik perlu berefleksi tentang pembacanya, yaitu:
a. siapa yang membaca karyanya?
b. bagaimana cara mengekspresikan gagasannya?
c. seberapa banyak teks yang perlu ditulis?
Dari ketiga komponen di atas, jelaskan masing-masing komponen tersebut menurut versi kalian masing-masing.
Jawab:
a.       Karya akademik dibaca oleh penulis itu sendiri dan orang-orang yang sedang melakukan penelitian sebagai bahan referensi untuk membuat suatu karya ilmiah atau karya akademik, dosen, serta masyarakat. 
b.      Mengekspresikan gagasan dalam karya akademik yaitu dengan membuat tulisan yang mudah dipahami oleh orang lain atau pembaca sehingga tulisan yang dibuat oleh penulis tersebut dapat dikomunikasikan kepada orang lain.
c.       Banyak teks yang perlu ditulis dalam karya akademik yaitu tergantung dari struktur yang membangun penulisan, yang paling penting dalam penulisan karya akademik isinya harus bersifat jelas, logis, sistematis, objektif serta dapat mudah dipahami dan dibaca secara seksama oleh para pembaca.